Pendidikan Bahasa Inggris

Di Sidrap, Kursus Bahasa Inggris Bisa Di Bayar Pakai Sampah Plastik

Satu lagi gagasan menarik dari Kabupaten Sidrap. Aktivis lingkungan merintis kursus Bahasa Inggris yang bisa dibayar dengan sampah plastik.

Hal itu terungkap pada pertemuan aktivis Laskar Ijo, Nasri A dengan Wakil Ketua Bidang kemahasiswaan STKIP Muhammadiyah Rappang Syamsu Tang, serta perwakilan Himaprodi Bahasa Inggris dan English Student Associaton (ESA).

"Program kerjasama yang digagas yaitu pengabdian dan pemberdayaan berbasis pendidikan lingkungan dengan konsep "Belajar Bahasa Inggris  Bayar Pakai Sampah Plastik" jelas Nasri yang akrab disapa Onchas, Jumat (11/1/2019)

Ia memaparkan, peserta yang ingin ikut kursus Bahasa Inggris  wajib membawa sampah plastik dengan kriteria dan jumlah tertentu.

"Ini unik karena hal yang seperti ini masih bisa dihitung jari di Indonesia," ujarnya.

Program ini direncanakan akan dilaksanakan bulan ini. Konsepnya outdoor di Kelurahan Kanyuara.

Sebagai permulaan, siswa-siswi SD 3 dan 4 Watang Sidenreng akan diajak sebagai peserta.

"Kegiatan ini akan menjadi media pembelajaran bagi kami sebagai mahasiswa untuk berinteraksi dengan masyarakat khususnya pendidikan lingkungan," tambah Abdul Rahman selaku Ketua ESA.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari STKIP Rappang. Para penggagas juga mengharapkan dukungan dari Pemda Sidrap. 

 




Share: